Mitratel

Mitratel Bangun Infrastruktur Sampai Daerah Terpencil

PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) merupakan Tower Provider yang telah bekerja sama dengan berbagai operator telekomunikasi di Indonesia seperti : PT. Telekomunikasi Selular, PT. XL Axiata, Tbk, PT. Indosat, Tbk, PT. Hutchison Tri Indonesia, PT. Bakrie Telecom, Tbk, PT. Smartfren Telecom, Tbk. dan beberapa perusahaan/lembaga non telekomunikasi selaku mitra strategis. Selain itu Mitratel juga melakukan sinergi dengan Telkomsel dalam memberikan layanan telekomunikasi di daerah terpencil dan sepanjang perbatasan negara serta pulau terluar melalui program Telinfo Tuntas dan Projrct BTS Merah Putih. Dengan dukungan dan kerjasama dari para customer dan mitra strategis termasuk warga sekitar, Mitratel mampu mengembangkan layanan yang lebih menyeluruh dan terintegrasi. Dalam rangka untuk mempercepat tercapainya visi perusahaan untuk menjadi leader dan provider terbaik dalam penyediaan infrastruktur telekomunikasi di Asia Tenggara serta memberikan layanan terbaik bagi customer dan masyarakat pengguna telekomunikasi, Mitratel melakukan pembangunan dan pemeliharaan yang berkesinambungan guna menjamin hasil pelayanan yang prima baik kepada customer maupun kepada masyarakat Indonesia. Mitratel menyadari betapa pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program-program operasi dan pengembangan perusahaan sehingga program Mitratel Peduli senantiasa dilaksanakan bagi masyarakat yang sedang dalam kesusahan dan membutuhkan bantuan seperti misalnya terkena dampak bencana alam serta mendukung program pemerintah dalam pemerataan pembangunan.


Mitratel Bangun BTS Merah Putih di Golomori, NTT

golomori-1Jakarta, 15 Maret 2017. Mitratel terus melakukan pembangunan menara telekomunikasi untuk ketersediaan jaringan di beberapa wilayah yang belum tersentuh oleh sinyal telekomunikasi. Program yang dilabeli dengan BTS Merah Putih tersebut merupakan sinergi yang dilakukan oleh anak perusahaan Telkom Group yaitu Telkomsel dan Mitratel.

Saat ini salah satu menara yang telah rampung dibangun berada di site Golo Mori, Kab. Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Site ini menjadi awal bagi pembangunan 32 site BTS Merah Putih lain yang tersebar di NTB, NTT, Sulawesi, dan Maluku.

Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch. Dula bersama dengan VP Wholesale International Development Telkom Mohammad Ramzy, GM Construction Project Mitratel Elfri Jufri serta GM Business Resource of Rural & Government Service Telkomsel Danang Prakoso meresmikan pengoperasian BTS di Desa Golo Mori, NTT. Pada saat peresmian tersebut, Bupati mencoba melakukan panggilan langsung dengan Camat Komodo, Abdullah Nur, S. IP melalui telepon selulernya.

“Saat ini kami telah menyelesaikan pembangunan BTS di site Alor dan site Golo Mori. Program BTS Merah Putih ini menargetkan pembangunan sebanyak 32 site yang tersebar di wilayah yang terpencil dan belum tercover sinyal telepon atau remote area”, kata Elfri.

BTS Merah Putih merupakan program yang mengutamakan pembangunan menara telekomunikasi di daerah terpencil yang belum di cover oleh sinyal telepon dan rumah-rumah penduduk yang belum dialiri listrik.

Saat peresmian dilakukan, Telkom Group juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat yang berada di sekitar site. Bantuan yang diserahkan berupa pembangunan Solar Panel System sebagai sumber tenaga listrik bagi masyarakat.

Telkom Group juga menyerahkan sumbangan perangkat handphone dan kartu perdana Telkomsel yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melakukan komunikasi melalui telepon seluler ke berbagai wilayah Indonesia.

Disamping itu juga dilakukan renovasi bangunan kantor kepala desa dan mushala yang berada di sekitar lokasi site tersebut.

 


RUPST 2017 : Kinerja Menggembirakan, Mitratel Bagikan Dividen Sebesar Rp 60,9 Miliar

rups17Mitratel menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2016 di Gedung Graha Merah Putih, Jakarta (23/2). RUPST memutuskan persetujuan atas laporan tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2016 serta memberikan vollediq acquit et de charge sepenuhnya kepada Dewan Komisaris dan Direksi Mitratel.

RUPST ini dihadiri oleh Harry M. Zen, Direktur Keuangan Telkom dan Danang Baskoro Dwinugroho sebagai pemegang saham. Selain jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Mitratel, juga hadir Edy Irianto, mantan Komisaris Utama Mitratel yang saat ini sedang menjalankan masa purnabhakti sebagai pensiunan Telkom.

Dalam laporannya kepada pemegang saham, Dirut Mitratel David Bangun menyampaikan beberapa peristiwa-peristiwa penting yang terjadi selama tahun 2016 diantaranya Mitratel merayakan keberhasilannya menjadi yang pertama memiliki 1.000 smartpole bertenant, penandatanganan kerjasama dengan 47 PEMDA/PEMKOT untuk pemasangan micropole.

Kinerja keuangan juga menggembirakan selama tahun 2016. Pendapatan usaha sebesar Rp 3,4 triliun atau tercapai 102% dari target. EBITDA dan laba bersih masing-masing tercatat Rp 1,5 triliun dan Rp 304 miliar dengan pencapaian di atas 100%. David juga menyampaikan performansi operasional dengan keberhasilan peningkatan jumlah kepemilikan tower makro milik Perseroan menjadi 7.411 tower dan tower mikro sejumlah 1.225 tower. Peningkatan tower makro diperoleh dari pembangunan sites build to suit dan akuisisi. Sejalan dengan peningkatan jumlah tower, tenant pun juga meningkat menjadi 8.508 untuk tower makro dan 1.343 tenant untuk tower mikro.

RUPST 2017 ini juga menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Mitratel. Dengan pengangkatan Fajar Wibawa sebagai Komisaris dan Theodorus Ardi Hartoko yang sebelumnya EVP ITSP Mitratel menjadi Diropbang. Harry M. Zen selaku pemegang saham menyampaikan surat keputusan tentang jajaran manajemen Mitratel yang baru sebagai berikut :

Dewan Komisaris

Komisaris Utama              : Sukardi Silalahi

Komisaris                             : Henry Christiadi

Komisaris                             : Priyono

Komisaris                             : Fajar Wibawa

 

Direksi

Direktur Utama                 : David Bangun

Direktur                               : Eko Harijadi

Direktur                               : Rakhmad T. Afifuddin

Direktur                               : Theodorus Ardi Hartoko

Selamat bertugas kepada Jajaran Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Mitratel yang baru, semoga Mitratel semakin jaya dengan memberikan performansi terbaik.


Ukir Sejarah, Mitratel Rayakan Pencapaian 1000 Smartpole Bertenant

Mitratel merayakan keberhasilannya menjadi yang pertama memiliki 1.000 smartpole yang sudah dimanfaatkan oleh pelanggan Operator Seluler di Ballroom Hotel Holiday Inn Kemayoran Jakarta (15/9/2016). Perayaan dihadiri oleh tenant Mitratel seperti Telkomsel, Indosat, XL, dan H3I.

Trend penguna broadband internet di area perkotaan semakin meningkat, dan hal ini menjadi daya tarik bagi operator seluler sehingga  mereka berlomba-lomba meningkatkan kualitas layanan khususnya layanan pita lebar (broadband) dengan menambah densitas coverage yang sebelumnya menggunakan Menara BTS (macro pole) sekarang beralih kepada  smartpole yang di dukung dengan Jaringan serat optik.

Smartpole adalah infrastruktur menara dengan ketinggian kurang dari 20 meter sehingga dikenal dengan istilah micropole dan sangat sesuai dengan kondisi area perkotaan karena membutuhkan ruang yang efisien, mudah dibangun dan ramah lingkungan.

David Bangun selaku CEO Mitratel mengatakan, MITRATEL mulai terjun berinvestasi di layanan smartpole  sejak tahun 2012 dengan membangun smartpole di Area Sentul, Kabupaten Bogor,  kemudian di tahun 2014 MITRATEL ikut berpartisipasi mensukseskan KTT APEC di Bali dengan membangun smartpole untuk mendukung layanan 4G Telkomsel. MITRATEL juga telah bekerjasama dengan berbagai Perguruan Tinggi. Untuk mendukung program smart city, MITRATEL bekerjasama dengan PEMDA/PEMKOT di berbagai kota di Indonesia. Selain itu MITRATEL juga membangun smartpole untuk mendukung smart industrial park  di berbagai kawasan industri, sehingga pada hari Kamis 15 September 2016 MITRATEL berhasil memiliki 1000 smartpole yang seluruhnya sudah dimanfaatkan oleh Operator Seluler (1000 smartpole ber tenant).

Saat ini Operator Seluler yang menjadi tenant MITRATEL adalah Telkomsel, Internux, XL, H3I dan Indosat yang tersebar di 33 Ibu Kota propinsi dan 100 kota pendukung dan merupakan darma bakti MITRATEL untuk mensukseskan program Pemerintah “Smart City Nusantara”.


Mitratel Serahkan Bantuan CSR Untuk Pondok Balita

Mitratel menyerahkan bantuan berupa kebutuhan balita dan uang tunai kepada Pondok Balita Ade Irma Suryani Bandung sebagai salah satu implementasi kegiatan corporate social responsibility (CSR) khususnya terkait dengan kepedulian terhadap anak-anak yang kurang beruntung karena ditinggal orang tuanya.

Bantuan diserahkan oleh Direktur Utama Mitratel David Bangun pada Jumat pekan lalu (27/5) kepada Pembina Pondok Balita Ade Irma Suryani di Geger Kalong, Bandung.

Pada kesempatan itu David Bangun mengatakan bahwa pengembangan spiritual di Telkom Group mengambil tema spirit of giving dengan filosofi the more you give, the more you get. Kegiatan mengunjungi dan memberikan bantuan kepada yayasan pembinaan balita ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk mengasah spirit tersebut.

“Pemimpin-pemimpin yang memiliki spirit yang tinggi itulah yang dapat membawa perusahaan menjadi maju dan pada akhirnya membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia”, kata David Bangun.

Pada kesempatan ini Mitratel memberikan bantuan uang tunai dan beberapa perlengkapan balita seperti susu, popok, dan beberapa peralatan mandi bayi. David mengharapkan bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi balita di yayasan ini.