Mitratel Akuisisi Fiber Optik Sepanjang 967,1 Km
JAKARTA – Fokus dan konsisten menjadi perusahaan infrastruktur digital (Digital Infraco) terbesar di Indonesia, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel melakukan aksi korporasi akuisisi fiber optik milik PT Power Telecom sepanjang 967,1 kilometer dengan 1.144,7 km billable length. Jaringan serat optik anyar ini bernilai strategis karena melengkapi portofolio bisnis tower dengan Billable ratio sebesar 1,18x. Seluruh jaringan optic yang menjadi obyek transaksi ini berada di pulau Jawa.
Untuk menuntaskan transaksi ini, perseroan mengalokasikan anggaran sebesar Rp85 miliar yang bersumber dari dana internal. Catatan saja, perseroan menganggarkan belanja modal Rp7 triliun pada tahun ini dan telah terserap 58% hingga akhir kuartal III-2023. Artinya MTEL memiliki likuiditas yang sangat mencukupi untuk membiayai ekspansi menara dan fiber optik hingga akhir tahun ini.
Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko menjelaskan akuisisi fiber optik ini merupakan bentuk komitmen perseroan untuk memperbesar pangsa pasar sekaligus meneguhkan posisi MTEL sebagai mitra strategis industri operator telekomunikasi di negeri ini. “Konsistensi kami dalam mengkonsolidasi bisnis menara, fiber optik dan jasa penunjang lainnya, akan membawa MTEL sebagai Digital Infraco terbesar di Asia Pasifik,” kata Teddy, sapaan akrab Theodorus.
Pada laporan kinerja Kuartal III-2023, MTEL mencatatkan kepemilikan 37.091 menara, bertambah 5,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 35.051 menara. Sementara jumlah kolokasi melonjak 21% menjadi 18.613 dari sebelumnya 15.339 kolokasi (yoy). Mitratel juga berhasil memperpanjang serat optik dari sebelumnya hanya 5.872 Km menjadi 29.042 Km.
“Kami meyakini bahwa lanskap bisnis industri telekomunikasi ke depan akan ditandai dengan dilepaskannya aset menara dan fiber optik milik industri MNO. Mereka melakukan itu karena ingin lebih fokus pada inovasi produk yang memberikan nilai tambah (added value) dan pemenuhan kebutuhan konsumen. Perubahan ini tentu menjadi peluang bagi Mitratel untuk menjadi partner strategis dan tumbuh bersama mereka,” kata Teddy.
Teddy menjelaskan perseroan akan terus menambah aset, baik berupa menara maupun fiber optic baik secara organic maupun inorganic, termasuk adanya potensi pelepasan aset dari operator telekomunikasi. Sebelum menambah panjang fiber optik, pada akhir September 2023, MTEL juga telah menuntaskan pembelian puluhan menara yang mayoritas berlokasi di Pulau Sumatera.
***
Anda dapat melihat portfolio Mitratel pada halaman berikut:
https://www.mitratel.co.id/portfolio-mtel/
Mitratel Third Quarter Revenue Grows 11.9%, Net Profit Soars 16.6%
Mitratel Records Increase in Revenue and Net Profit in Quarter III-2023 of 36.62 Billion.
JAKARTA – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. or Mitratel (MTEL)’s strategy to continue expansion and manage costs more efficiently, including through digitalization of business processes, has produced positive results. This is reflected in the company’s performance achievements in the third quarter of 2023 which was published today (30/10). Revenue grew rapidly, resulting in increased EBITDA and increased net profit.
Mitratel posted an 11.9% increase in revenue from IDR 5.6 trillion in the first nine months of 2022 to IDR 6.3 trillion in the first nine months of 2023 (yoy). This gain was driven by an increase in the number of towers and optical fibers, both organic and inorganic, along with an increase in the number of tenants and collocations.
“Since before the initial public offering (IPO) until today, we have continued to increase the number of towers and fiber optic, especially outside Java. Now, we are enjoying the results in the form of growth in the number of tenants and elevated revenue. Our forthcoming challenge is how to increase asset productivity as reflected in the increased tenancy ratio, and operational efficiency including through digitalization so that it has a positive impact on increasing margins,” said Theodorus Ardi Hartoko or Teddy, President Director of MTEL. The growth in tower ownership was successfully offset by an increase in the number of tenants by 10.5% to 55,704 tenants from 50,390 tenants (yoy). Meanwhile, the number of collocations jumped 21.3% to 18,613 from 15,339 collocations (yoy). Throughout this year, Mitratel also succeeded in extending fiber optics to 29,042 Km.
“We believe that the future business landscape of the telecommunications industry will be marked by the divestment of towers and fiber optic owned by the MNO industry. Telecommunication operators do this because they want to focus more on product innovation that provides added value and fulfills consumer needs. “This change is certainly an opportunity for Mitratel to become a strategic partner and grow with them,” said Teddy.
In the first nine months of 2023, Mitratel built 481 new towers and added 1,192 towers through acquisitions, so that the number of towers under the ownership of MTEL by the end of September 2023 reached 37,091 towers. This achievement makes Mitratel the TowerCo with the largest number of towers in Southeast Asia.
Mitratel’s tower distribution includes 15,505 towers in Java and 21,586 towers outside Java or around 58% of the total towers. This encouraged the growth of additional tenants outside Java by 11%, higher than in Java which was 10%. “This shows that the company’s strategy to expand and optimize growth outside Java is in line with the expansion strategy of cellular operators in Indonesia,” he said.
Apart from expansion in tower and fiber optic infrastructure as well as a focus on increasing asset productivity, the company also seeks to optimize digital technology in business processes. This enables the company to provide services that are relevant to customer needs, thereby providing higher added value. “We continue to increase digital adoption so that service to our partners becomes more precise, more effective and much more efficient,” he said.
These various enhancements contributed to an increase in EBITDA margin from 78.5% in September 2022 to 80.6% in September 2023. From total revenue of IDR 6.3 trillion, the company managed to record a net profit of IDR 1.43 trillion. This net profit jumped 16.6% from the same period last year.
**
You can see Mitratel’s Portfolio on this page:
https://www.mitratel.co.id/portfolio-en/
Pendapatan Mitratel Kuartal III Tumbuh 11,9%, Laba Bersih Melonjak 16,6%
Mitratel Membukukan Kenaikan Pendapatan dan Laba Bersih Kuartal III-202336,62 miliar.
JAKARTA – Strategi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel (MTEL) untuk melanjutkan ekspansi, dan pengelolaanbiaya secara lebih efisien termasuk melalui digitalisasi pada proses bisnis, membuahkan hasil positif. Hal ini tercermin pada pencapaian kinerja perseroan Kuartal III-2023 yang dipublikasikan hari ini (30/10). Pendapatan tumbuh pesat sehingga berdampak pada peningkatan EBITDA dan mengerek laba bersih.
Mitratel membukukan kenaikan pendapatan sebesar 11,9% dari Rp5,6 triliun pada sembilan bulan pertama 2022 menjadiRp6,3 triliun pada sembilan bulan pertama 2023 (year on year/yoy). Perolehan ini didorong oleh peningkatan jumlah menaradan serat optik, baik secara organik maupun anorganik, yang disertai kenaikan jumlah penyewa (tenant) dan kolokasi.
“Sejak sebelum initial public offering (IPO) sampai hari ini, kami terus memperbanyak jumlah menara dan serat optik, terutama di kawasan luar pulau Jawa. Kini, kami menikmati hasilnya dalam bentuk pertumbuhan jumlah penyewa dankenaikan pendapatan. Tantangan kami ke depan adalah bagaimana meningkatkan produktivitas aset yang tercermin darikenaikan tenancy ratio, dan efisiensi operasi termasuk melalui digitalisasi sehingga berdampak positif pada kenaikan marjin,”kata Theodorus Ardi Hartoko atau Teddy, Direktur utama MTEL. Pertumbuhan kepemilikan menara ini berhasil diimbangi dengan kenaikan jumlah penyewa sebesar 10,5% menjadi 55.704 tenant dari sebelumnya 50.390 tenant (yoy). Sementara jumlah kolokasi melonjak 21,3% menjadi 18.613 dari sebelumnya 15.339 kolokasi (yoy). Sepanjang tahun ini, Mitratel juga berhasil memperpanjang serat optik menjadi 29.042 Km.
“Kami meyakini bahwa lanskap bisnis industri telekomunikasi ke depan akan ditandai dengan divestasi menara dan fiberoptik milik industri MNO. Operator telekomunikasi melakukan hal itu karena ingin lebih fokus pada inovasi produk yang memberikan nilai tambah (added value) dan pemenuhan kebutuhan konsumen. Perubahan ini tentu menjadi peluang bagi Mitratel untuk menjadi partner strategis dan tumbuh bersama mereka,” kata Teddy.
Selama sembilan bulan pertama 2023 Mitratel membangun 481 menara baru serta menambah 1.192 menara melalui akuisisi,sehingga jumlah menara milik MTEL hingga akhir September 2023 mencapai 37.091 menara. Pencapaian ini membawa Mitratel sebagai perusahaan TowerCo dengan jumlah menara terbanyak diAsia Tenggara.
Sebaran menara Mitratel meliputi 15.505 menara di Jawa dan 21.586 menara berada di luar Jawa atau sekitar 58% daritotal menara. Hal ini mendorong pertumbuhan penambahan tenant di luar Jawa sebesar 11%, lebih tinggi dibandingkan di Jawa yang sebesar 10%. “Hal ini menunjukkan bahwa strategi Perseroan untuk ekspansi dan mengoptimalkan pertumbuhan di luar Jawa sesuai dengan strategi ekspansi dari operator seluler di Indonesia,” katanya.
Selain ekspansi di infrastruktur menara dan fiber optik serta fokus meningkatkan produktivitas aset, Perseroan jugaberupaya mengoptimalkan teknologi digital dalam bisnis proses. Hal ini memampukan perseroan memberikan services yangrelevan dengan kebutuhan pelanggan sehingga memberikan nilai tambah lebih tinggi. “Adopsi digital terus kami tingkatkan sehingga pelayanan kepada para mitra kami menjadi lebihpresisi, lebih efektif dan jauh lebih efisien.,” katanya.
Berbagai penyempurnaan itu berkontribusi pada peningkatan EBITDA margin dari 78,5% pada September 2022 menjadi80,6% pada September 2023. Dari total pendapatan Rp6,3 triliun, perseroan berhasil membukukan laba bersih Rp1,43 triliun. Perolehan laba bersih ini melonjak 16,6% dari periode yang sama tahun lalu.
**
Anda dapat melihat portfolio Mitratel pada halaman berikut:
https://www.mitratel.co.id/portfolio-mtel/
Mitratel Disburses IDR 36 Billion to Acquire XL Axiata’s Tower
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) or Mitratel acquired 54 towers belonging to PT XL Axiata Tbk. (EXCL) worth IDR 36.62 billion.
Bisnis.com, JAKARTA – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) or Mitratel acquired 54 towers belonging to PT XL Axiata Tbk. (EXCL) worth IDR 36.62 billion.
Mitratel and XL Axiata signed the tower sale and purchase agreement on Monday, September 25 2023. Furthermore, also agreed to a rental contract for 53 towers in addition to the sale and purchase agreement. The remaining 1 tower which is not included in the rental agreement, is occupied by another operator.
“The company has completed the transaction to purchase 54 telecommunications towers with 63 tenants or a tenancy ratio of 1.16. Furthermore, MTEL also agreed to lease back 53 telecommunications towers to PT XL Axiata Tbk. The total acquisition value is IDR 36.62 billion,” said Hendra Purnama, Mitratel Chief Investment Officer during Public Expose today (9/27/2023).
According to him, the XL Axiata towers that have been acquired are evenly distributed throughout Indonesia. Starting from Central Sumatra, Southern Sumatra, West Java, Jakarta, Bogor, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, and Sulawesi.
“We always believe in the potential for economic growth outside Java and its promising contribution to the national economy. This acquisition is a form of our commitment to helping our strategic partners from the telecommunications operator industry to expand with a more efficient business model,” said Hendra.
Apart from buying towers belonging to EXCL, Hendra also conveyed that Mitratel had acquired 51 towers pertaining to two other companies. The signing of the sale and purchase was carried out at the end of last week, Friday September 22.
All these towers are located in Bali, Jakarta and Bogor. From the purchase of these 51 towers, MTEL attained 79 new tenants. This means that the tenancy ratio of these 51 new towers is 1.55.
“We believe that the divestment of tower and fiber optic assets belonging to telecommunications operators will continue. This is a strategic step for the telecommunications industry to achieve growth rapidly, efficiently and effectively. Mitratel is always ready to be their strategic partner to achieve sustainable growth together,” concluded Hendra.
**
You can read the news on the following link:
https://market.bisnis.com/read/20230927/7/1698893/mitratel-gelontorkan-rp36-miliar-akuisisi-menara-milik-xl-axiata.
You can see Mitratel’s Portfolio on the following page:
https://www.mitratel.co.id/portfolio-mtel/
Mitratel Gelontorkan Rp36M Akuisisi Menara Milik XL Axiata
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) atau Mitratel mengakuisisi 54 menara milik PT XL Axiata Tbk. (EXCL) senilai Rp36,62 miliar.
Bisnis.com, JAKARTA – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) atau Mitratel mengakuisisi 54 menara milik PT XL Axiata Tbk. (EXCL) senilai Rp36,62 miliar.
Mitratel dan XL Axiata melakukan penandatanganan jual beli menara pada Senin 25 September 2023. Adapun, keduanya juga menyepakati kontrak sewa 53 menara bersamaan dengan perjanjian jual beli tersebut. Sisa 1 menara tidak termasuk dalam perjanjian sewa dihuni oleh operator lain.
“Perseroan telah menyelesaikan transaksi pembelian 54 menara telekomunikasi dengan 63 tenant atau tenancy ratio 1,16 kali. Selanjutnya MTEL juga menyepakati untuk menyewakan kembali atas 53 menara telekomunikasi kepada PT XL Axiata Tbk. Nilai transaksi total sebesar Rp36,62 miliar” kata Hendra Purnama, Direktur Investasi Mitratel dalam Keterbukaan Informasi hari ini, Rabu (27/9/2023).
Menurutnya menara XL Axiata yang telah diakuisisi tersebar merata di seluruh Indonesia. Mulai dari Sumatera Bagian Tengah, Sumatera Bagian Selatan, Jawa Barat, Jakarta, Bogor. Bali dan Nusa Tenggara hingga Kalimantan dan Sulawesi.
“Kami selalu meyakini potensi pertumbuhan ekonomi di luar pulau Jawa dan kontribusinya yang menjanjikan terhadap perekonomian nasional. Akuisisi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam membantu mitra strategis kami dari industri operator telekomunikasi untuk melakukan ekspansi dengan bisnis model yang lebih efisien,” kata Hendra.
Selain membeli menara milik EXCL, Hendra juga menyampaikan Mitratel telah mengakuisisi 51 Menara milik dua perusahaan lainnya. Penandatangan jual beli telah dilaksanakan pada akhir pekan lalu, Jumat 22 September.
Seluruh menara tersebut berada di Bali, Jakarta, Bogor. Dari pembelian 51 menara ini, MTEL mendapatkan 79 tenant baru. Artinya, tenancy ratio dari 51 menara baru ini adalah sebesar 1,55 kali.
“Kami meyakini divestasi aset menara dan fiber optik milik operator telekomunikasi akan terus berlangsung. Ini merupakan langkah strategis industri telekomunikasi untuk mencapai pertumbuhan secara cepat, efisien dan efektif. Mitratel selalu siap menjadi mitra strategis mereka untuk meraih pertumbuhan berkelanjutan secara bersama sama,” pungkas Hendra.
**
Anda dapat membaca berita terkait pada:
https://market.bisnis.com/read/20230927/7/1698893/mitratel-gelontorkan-rp36-miliar-akuisisi-menara-milik-xl-axiata.
Anda dapat melihat portfolio Mitratel pada halaman berikut:
https://www.mitratel.co.id/portfolio-mtel/
Fokus Genjot Inovasi, Dayamitra (MTEL) Borong Dua Penghargaan di ICAII 2023
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel sukses memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2023.
(Courtesy: idxchannel.com)
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel sukses memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2023.
IDXChannel – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel sukses memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2023.
Dalam ajang apresiasi inovasi di kalangan emiten pasar modal nasional tersebut, Mitratel didapuk sebagai pemenang untuk Penghargaan Terbaik Kategori Proses Internal dan Penghargaan Utama Kategori Produk & Model Bisnis.
Untuk kategori proses internal, inovasi Mitratel yang mendapatkan penghargaan predikat terbaik adalah Aplikasi Analytical Tools sementara untuk inovasi Produk Power as a Service mendapatkan penghargaan utama.
Aplikasi Marketing Analytics Tool adalah perangkat lunak yang dirancang khusus untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data (internal dan eksternal) guna menghasilkan rekomendasi yang berguna dalam pengambilan keputusan.
Mitratel dapat mengambil keputusan yang didasarkan pada data yang kuat, mengoptimalkan strategi pemasaran, mengidentifikasi peluang pembangunan tower pada lokasi strategis dan penambahan tenant pada tower existing (kolokasi).
Power as a Services adalah ekosistem energi yang komprehensif yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dinamis operator seluler modern.
Teknologi ini melebihi pendekatan konvensional dalam penyediaan daya dengan menawarkan solusi secara end-to-end. Mulai dari perencanaan awal dan implementasi, hingga pemeliharaan dan dukungan berkelanjutan, semua aspeknya tergabung dalam konsep inovatif ini.
Pada acara seremoni ICAII di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (20/9/2023) kedua penghargaan untuk Mitratel diterima oleh Eksekutif General Manager MTEL, Elfri Jufri. Tim Mitratel menyampaikan bahwa kedua penghargaan tersebut menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menciptakan inovasi baru sehingga dapat memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan.
Kemudian tim Mitratel menilai penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja perseroan dalam menghadirkan inovasi yang relevan tuntutan industri.
**
Anda dapat membaca berita terkait pada:
https://www.idxchannel.com/economics/fokus-genjot-inovasi-dayamitra-mtel-borong-dua-penghargaan-di-icaii-2023-2025
Anda dapat melihat portfolio Mitratel pada halaman berikut:
https://www.mitratel.co.id/portfolio-mtel/
Laba Bersih Mitratel Tembus Rp1.02T, Tumbuh 14.7%
Mitratel membukukan kinerja positif dan pertumbuhan yang berkelanjutan pada Semester I-2023. Laba bersih mencapai Rp1,02 triliun, meningkat 14,7% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 892 miliar.
JAKARTA, 28 Juli 2023 – Fokus membangun infrastruktur telekomunikasi, terutama di luar Pulau Jawa, memberikan dampak positif terhadap kinerja PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel. Akuisisi menara dan perluasan jaringan serat optik yang gencar
dilakukan perseroan dalam beberapa waktu terakhir, tidak hanya berhasil meningkatkan pangsa pasar dan pendapatan, namun juga membantu pertumbuhan ekosistem industri telekomunikasi di tanah air.
Mitratel membukukan kinerja positif dan pertumbuhan yang berkelanjutan pada Semester I-2023. Laba bersih mencapai Rp1,02 triliun, meningkat 14,7% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 892 miliar. Pertumbuhan laba ditopang oleh kenaikan
jumlah tenant, monetisasi bisnis serta peningkatan efisiensi kinerja perusahaan.
Perseroan mencatatkan pendapatan pada periode Semester I-2023 sebesar Rp 4,13 triliuntumbuh 10,8%. Segmen bisnis Tower memiliki kontribusi terbesar terhadap pendapatan sebesar 93,2%. Sedangkan segmen bisnis Mitratel lainnya (tower related business) semakin berkurang kontribusinya dengan porsi 6,8% terhadap keseluruhan pendapatan.
Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko yang akrab disapa Teddy, mengatakan kinerja keuangan perseroan pada Semester I-2023 on the track dengan rencana bisnis yang telah dicanangkan. Pertumbuhan pendapatan merupakan hasil dari strategi perseroan dalam melakukan ekspansi menara, penambahan tenant, serta monetisasi segmen bisnis lainnya, seperti Tower Fiberization“. Kami mulai memetik hasil dari ekspansi yang tercermin pendapatan yang tumbuh secara stabil dan berkelanjutan,” ujarnya.
Mitratel pada akhir Semester I-2023 memiliki 36.719 menara meningkat 27,6% dari periode yang sama tahun lalu. Terdapat penambahan menara baru sejumlah 1.301 yang mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan dengan kepemilikan menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara. Sejalan dengan peningkatan jumlah menara, jumlah tenant meningkat 24,6% menjadi 54.718 tenant.
Lokasi menara telekomunikasi Mitratel sebanyak 15.354 di Jawa dan 21.365 menara berada di luar Jawa atau sekitar 58% dari total menara. Dari sisi tenancy, penambahan tenant di luar jawa sebesar 26%, lebih tinggi dibandingkan di Jawa yang sebesar 22%.
“Kami meyakini tenancy ratio di luar Jawa akan terus meningkat seiring pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang mendorong operator seluler di Indonesia untuk terus berekspansi,” ujar Teddy.
***
Anda dapat membaca berita terkait pada:
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/11168/tumbuh-14-7-mitratel-raih-laba-rp1-02-t-di-semester-i-2023
Anda dapat melihat portfolio Mitratel pada halaman berikut:
https://www.mitratel.co.id/portfolio-mtel/
Rayakan Idul Adha, Mitratel Bersama BAZNAS Salurkan 3.467 Paket Daging Kurban
MITRATEL bersama BAZNAS RI menyalurkan 3.467 paket daging kurban untuk masyarakat di wilayah operasional MITRATEL seluruh Indonesia pada Idul Adha 1444H/2023M.
Pada momentum Hari Raya Idul Adha 1444/2023, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) menjalankan program Mitratel Berbagi yang mengusung tema Kurban, Sinyal Kebaikan Sebarkan #PotentialEverywhere. Program ini dilaksanakan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. menyalurkan 3.467 paket daging kurban dengan total nilai Rp1,137 miliar untuk masyarakat yang tersebar di wilayah operasional Mitratel seluruh Indonesia pada Hari Raya Idul Adha 1444H/2023M.
Penyaluran 3.467 paket daging kurban disalurkan untuk masyarakat yang tersebar di wilayah operasional Mitratel seluruh Indonesia yang mencangkup (4 area dan 11 regional) serta untuk masyarakat sekitar balai ternak binaan BAZNAS di pulau Jawa, Riau, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua dalam bentuk daging segar dan kemasan dalam bentuk kaleng.
Daging dalam kemasan menjadi salah satu pilihan agar daging dapat tahan lebih lama, mudah dikonsumsi dan dapat disalurkan dengan baik untuk masyarakat rentan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Paket kemasan sebanyak 1.875 akan didistribusikan pada bulan Agustus 2023 setelah melalui proses penyembelihan pada Hari Raya Idul adha. Pengolahan yang dilakukan dengan proses yang higienis selama satu bulan. Sedangkan untuk daging segar telah selesai didistribusikan pada 2 Juli 2023.
“Momen ini penuh dengan makna dalam mengekspresikan rasa syukur kita kepada Tuhan YME atas segala karunia dan keberkahan yang telah diberikan. Melalui program Mitratel Berbagi Daging Kurban tahun ini, diharapkan dapat menyemarakkan nilai-nilai keagamaan melalui Ibadah Kurban, wujud dari tanggung jawab sosial dan kepedulian Mitratel dalam membangun hubungan positif dengan masyarakat dan stakeholders,” kata Theodorus Ardi Hartoko selaku Direktur Utama Mitratel, yang akrab disapa Teddy Hartoko.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan kerja sama yang dijalin antara BAZNAS dan Mitratel merupakan dorongan untuk menyukseskan pelaksanaan kurban yang efektif dan efisien.
Prof Noor menyebut, dengan adanya bantuan ini, akan sangat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan. Program dari Mitratel ini diharapkan dapat menginspirasi pihak lain untuk menggulirkan program serupa, agar jangkauan bantuannya bisa semakin luas.
“Program ini sangat baik, semoga dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk melakukan langkah serupa. BAZNAS mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Adha untuk melakukan kebaikan, serta berbagi kepada sesama dengan berkurban,” katanya
Baca juga
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) Gandeng BAZNAS Salurkan 3.467 Paket Daging Kurban
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam menyalurkan 3.467 paket daging kurban dengan total nilai Rp.1,137 miliar untuk masyarakat yang tersebar di wilayah operational Mitratel (4 area dan 11 regional) seluruh Indonesia.
Seremoni kerja sama tersebut dilakukan di Gedung Telkom Landmark Tower, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (20/6/2023), dengan dihadiri oleh Komisaris, Direksi dan karyawan Mitratel serta Ketua BAZNAS Republik Indonesia dan jajarannya. Di momen tersebut dilakukan penyerahan secara simbolis 3.467 paket daging kurban dengan nama program Mitratel Berbagi hewan kurban tahun 2023, Sinyal Kebaikan Sebarkan #PotentialEverywhere.
“Momen ini penuh dengan makna dalam mengekspresikan rasa syukur kita kepada Tuhan YME atas segala karunia dan keberkahan yang telah diberikan. Melalui program Mitratel Berbagi daging Kurban tahun ini, diharapkan dapat menyemarakkan nilai-nilai keagamaan melalui Ibadah Kurban, wujud dari tanggung jawab sosial Mitratel dan kepeduliaan Mitratel dalam membangun hubungan positif dengan masyarakat dan stakeholders,” kata Theodorus Ardi Hartoko atau akrab disapa Teddy Hartoko selaku Direktur Utama Mitratel.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad, mengatakan kerja sama yang dijalin antara BAZNAS dan Mitratel merupakan dorongan untuk menyukseskan pelaksanaan kurban yang efektif dan efisien.
Prof Noor menyebut, dengan adanya bantuan ini, akan sangat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan. Program dari Mitratel ini diharapkan dapat menginspirasi pihak lain untuk menggulirkan program serupa, agar jangkauan bantuannya bisa semakin luas.
“Program ini sangat baik, semoga dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk melakukan langkah serupa. BAZNAS mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Adha untuk melakukan kebaikan, berbagi kepada sesama dengan berkurban,” katanya.
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) Collaborates with BAZNAS to Distribute 3,467 Sacrificial Meat Packages
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) cooperates with the Republic of Indonesia’s National Amil Zakat Agency (BAZNAS) in distributing 3,467 packages of sacrificial meat with a total value of IDR 1.137 billion to people spread across Mitratel’s operational areas (4 areas and 11 regions) throughout Indonesia.
The collaboration ceremony was held at the Telkom Landmark Tower Building, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Tuesday (20/6/2023), attended by Commissioners, Directors and Mitratel employees as well as the Chairman of BAZNAS of the Republic of Indonesia and their staff. At that moment, 3,467 packages of sacrificial meat were symbolically handed over under the name of the Mitratel Sharing program for sacrificial animals in 2023, Signals of Kindness Spread #PotentialEverywhere.
“This moment is full of meaning in expressing our gratitude to God Almighty for all the gifts and blessings that have been given. Through the Mitratel Sharing Qurban meat program this year, it is hoped that religious values can be enlivened through Sacrificial Worship, a form of Mitratel’s social responsibility and Mitratel’s concern in building positive relationships with the community and stakeholders,” said Theodorus Ardi Hartoko or who is familiarly called Teddy Hartoko as the Main Director of Mitratel.
Meanwhile, Chairman of BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad, said the cooperation established between BAZNAS and Mitratel was an impetus for the successful implementation of effective and efficient sacrifices.
Prof Noor said, with this assistance, it would be very useful for people in need. It is hoped that this program from Mitratel can inspire other parties to roll out similar programs, so that the reach of assistance can be wider.
“This program is very good, hopefully it can be an example for other parties to take similar steps. BAZNAS invites the public to take advantage of the momentum of Eid al-Adha to do good, to share with others by making sacrifices,” he said.








